Facebook Fans Page

Kapolres ditantang duel pesilat

KLATEN – Seluruh anggota polisi Klaten memang dikerahkan untuk menangkap ratusan anggota dari sebuah perguruan silat yang menyerang belasan rumah di Dusun Ngeseng, Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Senin (29/8/2016) malam.

Diantara ratusan personel itu, ada satu orang yang terlihat hanya mengenakan kaos putih dan celana jeans. Karena ada yang berdatangan dari berbagai kota, mungkin mereka tidak tahu jika sosok tersebut bukan orang sembarangan.

Dia adalah Kapolres Klaten AKBP Faizal. Malam tadi, AKBP Faizal memang sengaja datang untuk mencegah kelompok yang berusaha menyerang belasan rumah di Desa Jambu Kulon. Namun betapa kagetnya, ada anggota dari kelompok tersebut yang menghampirinya.

“Saat itu saya memakai baju preman. Saya hanya bisa menghalangi (anggota kelompok) untuk tidak melakukan pengrusakkan. Tapi malah ada yang menantang saya duel,” ungkapnya, Selasa (30/8/2016) dini hari.

Kesal dengan ulah kelompok itu, AKBP Faizal pun menegaskan tidak akan memberi opsi mediasi atau berdamai. Hal itu pun sudah dijelaskan pada para pengurus Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) yang datang ke lokasi tersebut.

Raturan orang itu pun kemudian dibawa ke Mapolres Klaten. Dari tangan para pemuda tersebut, disita belasan senjata tajam, diantaranya pedang dan tongkat.

Kini, Polres Klaten terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap provokator dibalik pengerahan anggota perguruan dari berbagai kota tersebut. Ratusan orang itu berdatangan berbekal pesan berantai lewat SMS, WhatsApp dan BBM.
Afaffafa

0 Response to "Kapolres ditantang duel pesilat"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.